Aku percaya di hidup itu manusia pernah berada dititik terendah nya.
dan aku sedang merasakannya, rasanya lelah padahal tidak melalukan apa-apa, tidak melakukan hal berat tapi rasanya lelah tidak karuan dan semacam putus asa.
Aku tidak sedang memikirkan masalah apa-apa, tapi kenapa rasanya berat untuk melanjutkan apapun?
dan mempunyai keluarga yang utuh, teman dan yang lainnya ternyata tetap membuat diri ini kosong tetap saja merasa sendiri.
Sebenarnya, perasaan apakah ini?
Hari demi hari yang ku lalui begitu datar, canda tawa seperti palsu. selalu bertanya-tanya apa yang kurasakan.
Bahagiakah? Sedihkah?
Aku yang selalu mengharapkan dapat kebahagiaan dari orang lain. nyatanya hal itu hanya membunuhku secara perlahan dan memakan jiwaku.
Namun pada akhirnya, pertanyaan yang selalu ada dibenak terjawab setelah menyadari betapa berhaga aku untuk bersedih. “Harusnya aku yang menciptakan kebahagiaanku sendiri, bukan orang lain” Ucapku. Sehingga perlahan tapi pasti aku layak untuk bahagia dengan caraku dengan hidupku dan dengan segala yang kupunya.